Kondisi Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS yang mengalami luka bakar, mulai menunjukkan titik terang. Saat ini ia masih menjalani perawatan intensif di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kabar baiknya, luka-luka bakar yang dideritanya mengalami perbaikan yang cukup signifikan.
Menurut keterangan dari Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, sebagian besar area luka sudah ditangani lewat prosedur cangkok kulit.
"Luka bakar yang dialami pasien telah mengalami perbaikan yang signifikan, dengan sebagian besar area luka telah ditangani melalui tindakan tandur atau cangkok kulit," jelasnya.
Namun begitu, proses pemulihan masih berlanjut. Baru pada Selasa lalu, Andrie kembali menjalani operasi. Tujuannya untuk membersihkan sisa jaringan mati di area leher belakang sekaligus melakukan cangkok kulit lanjutan. Operasi ini diharapkan bisa mendukung penyembuhan yang lebih optimal.
Yang jadi perhatian serius adalah kondisi matanya, akibat paparan air keras. Penanganannya masih berjalan dan butuh waktu.
"Terkait kondisi mata, saat ini masih dalam tahap penanganan lanjutan. Bola mata ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata untuk melindungi struktur bola mata dan mempercepat proses penyembuhan," ujar Yoga.
Ia menambahkan, "Hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan bahwa dinding bagian belakang bola mata masih dalam kondisi utuh."
Rencananya, penutupan mata ini akan berlangsung cukup lama, sekitar empat sampai enam bulan ke depan. Perkembangannya akan dipantau rutin lewat USG mata.
Di sisi lain, dari segi psikologis, Andrie terpantau cukup kuat. Ia bisa beradaptasi dengan kondisi, kooperatif selama perawatan, dan punya optimisme yang realistis soal pemulihannya. Tim medis juga tak menemukan tanda-tanda gangguan psikologis yang serius.
"Dari sisi psikologis, kondisi pasien terpantau cukup stabil. Pasien dapat beradaptasi dengan baik, bersikap kooperatif selama perawatan, serta menunjukkan optimisme yang realistis terhadap proses pemulihan," jelas Yoga.
Pendampingan psikologis baik untuk pasien maupun keluarganya terus diberikan secara rutin. Semua ini dilakukan agar proses pemulihan berjalan menyeluruh, tidak hanya secara fisik.
RSCM sendiri menegaskan komitmen mereka untuk terus memberikan penanganan terbaik. Mereka meminta masyarakat tetap tenang dan percayakan proses ini kepada tim medis yang menanganinya.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-17 Hadapi Vietnam di Laga Final Grup A, Menang atau Pulang
Penembakan di Kampus Universitas Iowa, Sejumlah Korban Dievakuasi
Dua Pelaku Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara Ditangkap Dua Jam Setelah Kejadian
Delegasi Jepang Apresiasi Program Keterampilan untuk Bekal Narapidana di Bapas Jakarta Barat