Kecelakaan Maut di Tikungan Tajam Pringsewu, Dua Nyawa Melayang
Suasana mencekam masih menyelimuti Desa Krandegan, Kecamatan Gading Rejo, Pringsewu, sejak Selasa (7/4) kemarin. Di sebuah tikungan yang dikenal tajam, sebuah insiden nahas merenggut dua nyawa. Mobil pikap dan motor Honda Vario terlibat tabrakan hebat, berakhir tragis.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, motor yang ditumpangi tiga orang itu diduga melaju sebelum akhirnya bertabrakan dengan pikap L300. Benturannya keras sekali. Akibatnya, motor itu ringsek di bagian depannya. Sementara mobil pikap terlempar, masuk ke area persawahan di pinggir jalan.
“Pas saya lewat, mobil sudah masuk sawah, motor rusak parah di depan. Tapi saya tidak tahu soal korban jiwa,”
kata Wahyu, seorang saksi mata yang kebetulan melintas. Ia menggambarkan kondisi kendaraan usai kejadian sudah sangat parah.
Korban adalah warga Gading Rejo yang sedang berboncengan. Dua dari mereka dinyatakan tewas di tempat kejadian. Nasib tak baik juga menimpa pengemudi pikap yang berasal dari Kemiling. Ia dilaporkan dalam kondisi kritis. Saat ini, satu korban lain yang selamat dengan luka berat dan sang pengemudi pikap masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Di sisi lain, penyelidikan masih terus digelar. Anggota Satlantas Polres Pringsewu berusaha mengumpulkan titik terang. Mereka memeriksa sejumlah saksi dan lokasi untuk merekonstruksi kejadian. Apa yang sebenarnya terjadi di tikungan itu? Apakah faktor kecepatan, kondisi jalan, atau hal lain? Pertanyaan-pertanyaan itu masih menunggu jawaban pasti dari pihak berwajib.
Kejadian ini kembali menyoroti keselamatan di ruas jalan yang rawan. Terutama di tikungan-tikungan berbahaya seperti di Desa Krandegan.
Artikel Terkait
Truk Pemulang Warga Afghanistan dari Pakistan Terguling di Laghman, 18 Tewas Termasuk 10 Anak-anak
Polisi Perbaiki Jembatan Merah Putih di OKI yang Rusak 60 Persen Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Wakil Ketua MPR Dorong Data TKA 2026 Jadi Landasan Perbaikan Sistem Pendidikan Nasional
Tiga Embung di Jagakarsa Disulap Jadi Ruang Publik untuk Wisata dan Olahraga