Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Afghanistan timur pada Sabtu, 31 Mei 2026, menewaskan sedikitnya 18 orang, termasuk sepuluh anak-anak. Insiden maut itu bermula ketika sebuah truk yang tengah dalam perjalanan pulang dari Pakistan terguling di jalan penghubung antara kota Jalalabad dan ibu kota Kabul.
Juru Bicara Gubernur Provinsi Laghman, Abdul Malik Niazay, mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut mengangkut warga Afghanistan yang baru kembali dari Pakistan, tempat mereka sebelumnya menetap. “Sebanyak 18 orang meninggal dunia, termasuk 10 anak-anak, lima perempuan, dan tiga laki-laki. Selain itu, 29 orang lainnya mengalami luka-luka,” ujar Niazay dalam keterangannya.
Hingga saat ini, otoritas setempat belum mengumumkan secara resmi penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. Namun, kecelakaan lalu lintas mematikan memang kerap terjadi di Afghanistan akibat kondisi jalan yang buruk setelah puluhan tahun dilanda konflik, praktik berkendara yang berbahaya, serta lemahnya regulasi di sektor transportasi.
Sementara itu, situasi ini diperparah oleh kebijakan Pakistan yang dalam beberapa waktu terakhir memperketat aturan terhadap migran dan pengungsi Afghanistan di negaranya. Kebijakan tersebut memicu gelombang besar kepulangan warga Afghanistan, yang sebagian besar bepergian menggunakan truk bersama barang-barang bawaan mereka.
Menurut data dari Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), sebanyak 447.400 warga Afghanistan telah kembali dari Pakistan sejak awal tahun ini. Lonjakan jumlah pemulangan ini meningkatkan risiko kecelakaan di jalur-jalur darat yang rawan.
Insiden serupa sebelumnya terjadi pada Agustus tahun lalu, ketika sebuah bus yang membawa migran Afghanistan dari Iran bertabrakan dengan dua kendaraan lain di Afghanistan barat. Kecelakaan itu menewaskan 78 orang, termasuk 19 anak-anak, menjadikannya salah satu kecelakaan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut.
Artikel Terkait
Banjir Manado: 747 Jiwa Mengungsi Akibat Luapan Saluran Air, Ratusan Rumah Terendam
Polisi Tangkap Pria Perampok Teman Kencan, Mobil Korban Berhasil Dikembalikan
PSG Hadapi Arsenal di Final Liga Champions, Luis Enrique Tolak Status Favorit
Mendagri Tito Tinjau Bantuan Bedah Rumah di Kendari, Alokasi 2026 Melonjak Jadi 8.973 Unit