Polisi Perbaiki Jembatan Merah Putih di OKI yang Rusak 60 Persen Sambut Hari Bhayangkara ke-80

- Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:15 WIB
Polisi Perbaiki Jembatan Merah Putih di OKI yang Rusak 60 Persen Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, melalui jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI), memulai perbaikan Jembatan Merah Putih di Desa Jermun, Kecamatan Pampangan, sebagai bagian dari rangkaian Bakti Bhayangkara dalam menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen institusi Polri dalam mendukung konektivitas dan mobilitas perekonomian warga di daerah tersebut.

Proses perbaikan infrastruktur tersebut berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri yang hadir langsung di tengah masyarakat.

“Semarak Hari Bhayangkara ke-80 ini kita wujudkan melalui berbagai kegiatan bakti kepolisian. Salah satunya adalah program Jembatan Merah Putih ini, yang mana juga merupakan salah satu program nasional untuk mendukung penuh konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di daerah,” kata AKBP Eko Rubiyanto dalam keterangan tertulisnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolsek Pampangan, AKP Hendri Permana, memimpin langsung jalannya pengerjaan perbaikan jembatan di Desa Jermun. Ia menjelaskan bahwa infrastruktur ini memiliki peran vital bagi lalu lintas harian warga.

“Jembatan berkonstruksi beton ini memiliki panjang 14 meter dan lebar 1,5 meter. Sebelum diperbaiki, volume kerusakan sudah mencapai 60 persen. Kehadiran personel dari Polres OKI di sini adalah untuk memastikan masyarakat kembali memiliki akses jalan yang aman dan layak,” ujar AKP Hendri di lokasi kegiatan.

Perbaikan Jembatan Merah Putih ini mengedepankan semangat gotong royong yang kental. Proses pengerjaan tidak hanya melibatkan personel Polsek Pampangan, tetapi juga diperkuat oleh bantuan tenaga dari personel Sat Brimob Polda Sumatera Selatan. Kepala Desa Jermun beserta elemen masyarakat setempat pun turut bahu-membahu di lokasi.

Sasaran utama rehabilitasi jembatan ini meliputi pengecoran dan perbaikan balok penyangga utama, serta pergantian dan perbaikan besi pegangan (railing) jembatan yang sebelumnya telah keropos termakan usia. Selain itu, dilakukan pula rehabilitasi ringan struktur jembatan beton secara keseluruhan.

“Berkat sinergi yang baik antara kepolisian dan warga, progres pengerjaan jembatan hingga sore hari ini sudah menyentuh angka 50 persen. Kita targetkan secepatnya rampung agar bisa dilalui dengan nyaman,” ucap AKP Hendri.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar