Barcelona: Reaksi emosional Lamine Yamal usai laga kontra Atletico Madrid ramai jadi perbincangan. Namun, sang pelatih, Hansi Flick, justru membelanya. Menurut Flick, luapan emosi sang bintang muda itu justru hal yang wajar bahkan positif.
Peristiwa itu terjadi setelah Barcelona menang dramatis 2-1 di markas Atletico, Minggu lalu. Yamal, yang masih 18 tahun, terlihat kesal saat meninggalkan lapangan. Menurut sejumlah laporan, kekesalannya ditujukan pada instruksi yang diberikan pelatih kiper dari pinggir lapangan.
Flick angkat bicara soal ini dalam konferensi pers jelang laga penting Liga Champions. Barcelona akan kembali menghadapi Atletico di Camp Nou pada Kamis dini hari nanti.
"Dia pergi dengan rasa frustrasi. Itu emosional dan itu bagus," ujar Flick tegas.
Pelatih asal Jerman itu berusaha memahami sudut pandang pemainnya. Ambisi Yamal yang besar, katanya, adalah akar dari semua ini. Si pemain ingin berkontribusi lebih, dan itu yang memicu reaksinya.
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Puncak Kemarau Terjadi Agustus 2026, Wilayah Mulai Kering Bertahap
Remaja di Bengkalis Tewaskan Ayah Kandung dengan Parang Saat Tidur
Israel Dukung Gencatan Senjata AS-Iran dengan Sejumlah Syarat
Longsor di Deli Serdang Tewaskan Lima Orang, Satu Luka-luka