GT World Challenge Asia 2026 Siap Pacu Sport Tourism di Sirkuit Mandalika

- Selasa, 07 April 2026 | 16:45 WIB
GT World Challenge Asia 2026 Siap Pacu Sport Tourism di Sirkuit Mandalika

Lagi-lagi, Mandalika bersiap jadi pusat perhatian dunia balap. Kawasan di Nusa Tenggara Barat itu bakal kembali ramai oleh deru mesin mobil GT3. Pasalnya, Mandalika International Circuit ditunjuk sebagai tuan rumah seri ketiga dan keempat GT World Challenge Asia 2026, yang digelar pada 1-3 Mei mendatang.

Bayangkan saja, puluhan tim dari berbagai penjuru dunia bakal bertarung di sirkuit yang menghadap laut itu. Tak tanggung-tanggung, setidaknya 23 mobil dengan 46 pembalap dari 17 negara seperti Jepang, China, Australia, Prancis, hingga Amerika Serikat sudah mengkonfirmasi keikutsertaan. Indonesia, tentu saja, tak mau ketinggalan.

Menurut Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, event semacam ini punya peran yang jauh lebih besar dari sekadar balapan.

“Penyelenggaraan GT World Challenge Asia menjadi bagian dari upaya memperkuat sport tourism Indonesia sekaligus menunjukkan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah event internasional,” ujarnya dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Senin lalu.

Ia menilai, ajang berkelas dunia ini bisa membuka peluang lebar untuk peningkatan kualitas atlet dan industri olahraga di dalam negeri.

Dukungan juga datang dari sektor lain. Veronica H. Sisilia, Direktur Komersial InJourney, melihat momentum ini sebagai peluang emas. Menurutnya, partisipasi peserta dari berbagai negara akan memberi eksposur internasional yang signifikan bagi Indonesia.

"Event seperti ini menjadi key driver dalam menghidupkan destinasi, menciptakan trafik wisatawan, sekaligus membuka peluang investasi," jelas Veronica.

Di sisi lain, Ahmad Fajar selaku Plt. Direktur Utama ITDC menegaskan dampak nyata yang sudah dirasakan. Event internasional yang digelar konsisten di Mandalika terbukti menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari okupansi hotel yang melonjak sampai UMKM yang ikut tumbuh.

"Mobilnya saja sudah kelas dunia. Ini bukan sekadar event balap, tetapi juga menjadi magnet bagi investor untuk melihat langsung potensi Mandalika," kata Fajar.

Yang menarik, tahun ini penyelenggaraannya nggak cuma fokus pada balapan. Mereka menyiapkan konsep yang lebih imersif, memadukan olahraga dan budaya. Opening ceremony-nya dirancang modern, melibatkan sekitar 500 talenta seni dari berbagai daerah untuk menampilkan kolaborasi tari dan musik khas Indonesia.

Benjamin Franassovici, Director of SRO Motorsport Asia, punya pandangan sendiri. Ia menilai Mandalika punya keunggulan unik dibanding sirkuit lain. Kombinasi fasilitas balap bertaraf internasional dengan kekayaan budaya lokal, menurutnya, adalah daya tarik utama yang memperkuat posisi Mandalika di peta motorsport global.

Tak kalah penting, event ini juga melibatkan sekitar 500 tenaga kerja lokal NTB. Mereka akan berperan sebagai marshal, staf hospitality, dan berbagai peran pendukung lainnya sebuah langkah nyata pemberdayaan masyarakat.

Untuk penonton, tiga hari penuh sajian balap menanti. Mulai dari sesi latihan, kualifikasi, sampai balapan utama. Tiketnya beragam, dari Grandstand biasa sampai paket eksklusif Royal Box, menyesuaikan dengan pengalaman yang diinginkan.

Dengan skala besar dan konsep yang makin matang, GT World Challenge Asia 2026 diharapkan bukan cuma memanjakan pecinta motorsport. Tapi juga jadi pendorong kuat bagi pariwisata nasional ke depannya.


(NIA DEVIYANA)

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar