Di Hotel Mercure Padang, Minggu lalu, suasana terasa cukup hangat. Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Gerindra yang mewakili Sumbar, menerima sebuah penghargaan khusus. Medal of Honor itu datang dari Jaringan Pemred Sumbar (JPS), sebuah bentuk apresiasi yang menurut mereka sudah lama layak diberikan.
Penyerahannya dilakukan secara khusus. Ketua JPS Adrian Tuswandi, didampingi Penasihat Novrianto Ucok, menyerahkan medali itu langsung ke tangan Andre. Rupanya, politisi ini absen dalam pelantikan pengurus JPS beberapa hari sebelumnya karena masih terjebak tugas negara di Jakarta.
Lantas, apa yang membuat Andre dipilih? Novrianto Ucok dengan tegas menyatakan alasannya.
"Ini bukan karena beliau anggota DPR RI. Tidak ada urusan itu," ucap Ucok.
Ia menjelaskan, penilaiannya murni soal kontribusi nyata. Dari sekian banyak tokoh yang dinilai, Andre disebut konsisten hadir sejak masa darurat bencana hingga korban dapat hunian tetap. "Beliau all out dalam penanganan bencana di Sumbar," tambahnya.
Bagi JPS, ini murni apresiasi moral. Sebuah pengakuan bahwa kepedulian Andre dinilai melampaui tugas formalnya sebagai wakil rakyat. "Kalau ada yang suka atau tidak suka, itu biasa. Tapi bagi kami, ini yang terbaik dari yang terbaik," tegas Ucok.
Pendapat serupa diungkapkan Adrian Tuswandi. Ketua JPS ini bahkan menyaksikan langsung aksi Andre di lapangan pascabencana.
"Saya mengikuti langsung bagaimana Pak Andre sudah sampai di lokasi sejak hari pertama. Relawan terbanyak, bantuan terbanyak, alat berat terbanyak, itu nyata terlihat," kenang Adrian.
Artikel Terkait
Jembatan Beton Akhiri Penantian 15 Tahun Warga Sambeng Boyolali
Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap Setelah 7 Tahun Buron
KA Siliwangi Tertahan di Cianjur Akibat Banjir Rendam Rel
Yayasan dan BGN Labuhanbatu Gelar Fun Match untuk Pererat Sinergi Dapur MBG