Ancaman Presiden AS Donald Trump yang memberi ultimatum 48 jam kepada Iran sepertinya hanya angin lalu. Komando militer pusat Iran tak menggubrisnya. Malah, mereka mengejek balik dengan kata-kata yang cukup pedas.
Lewat sebuah pernyataan resmi dari Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi menyebut ancaman Trump itu sebagai tindakan yang "tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh".
Tak cuma itu, Aliabadi juga menyoroti bahasa religius yang dipakai Trump dalam unggahannya di media sosial.
"Makna sederhana dari pesan ini adalah bahwa pintu neraka akan terbuka untuk Anda,"
demikian peringatan tegas yang disampaikan jenderal tersebut.
Artikel Terkait
Bali United Hadapi PSBS Biak Tanpa Penonton di Kandang
Masih Ada Empat Long Weekend di Sisa 2026 Setelah Paskah
Truk TNI Angkut Siswa SD Terlibat Kecelakaan Maut di Kalideres, Satu Tewas
BMKG Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering pada 2026 Didorong El Nino