Iran Abaikan Ultimatum Trump, Jenderal Sebut Ancaman AS Bodoh dan Gugup

- Minggu, 05 April 2026 | 05:20 WIB
Iran Abaikan Ultimatum Trump, Jenderal Sebut Ancaman AS Bodoh dan Gugup

Ancaman Presiden AS Donald Trump yang memberi ultimatum 48 jam kepada Iran sepertinya hanya angin lalu. Komando militer pusat Iran tak menggubrisnya. Malah, mereka mengejek balik dengan kata-kata yang cukup pedas.

Lewat sebuah pernyataan resmi dari Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi menyebut ancaman Trump itu sebagai tindakan yang "tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh".

Tak cuma itu, Aliabadi juga menyoroti bahasa religius yang dipakai Trump dalam unggahannya di media sosial.

"Makna sederhana dari pesan ini adalah bahwa pintu neraka akan terbuka untuk Anda,"

demikian peringatan tegas yang disampaikan jenderal tersebut.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar