Kenangan itu terutama terbentuk saat mereka bersama-sama ditugaskan di Papua. Menurut Danyon Heri, di sanalah ketangguhan almarhum benar-benar teruji. Ia menggambarkan Zulmi sebagai sosok yang tak mudah goyah.
“Di Papua selama saya bersama almarhum, beliau adalah sosok yang tahan dengan segala macam permasalahan dan mampu memimpin sebagai komandan tim di lapangan,” katanya.
Di sisi lain, kepergiannya tentu meninggalkan luka. Namun begitu, semangat dan pengabdian yang ditunjukkan Mayor Zulmi diyakini takkan pernah padam. Semangat itu justru akan terus hidup, menjadi inspirasi bagi setiap prajurit yang masih bertugas. Terutama dalam menjaga marwah satuan dan negara di setiap penugasan.
Harapannya ke depan, dari teladan ini akan lahir lagi perwira-perwira baru. Mereka yang punya dedikasi dan integritas setinggi almarhum, untuk terus memperkuat profesionalisme TNI.
Artikel Terkait
Pemkot Cirebon Bongkar Bangunan Liar di Stadion Bima yang Diduga Sarang Judi dan Miras
Petani Tewas Ditikam Saat Acara Akikah di Bone, Motif Diduga Dendam Perselingkuhan
BTS Telkomsel Akhirnya Oper di Desa Kajai, Akhiri Masa Blank Spot Pariaman
Presiden Prabowo Kecam Keras Serangan yang Tewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon