Namun begitu, ia mengakui bahwa risiko di lapangan tak pernah bisa dihilangkan sepenuhnya. Pesannya kepada keluarga yang ditinggalkan sederhana: jangan risau berlebihan.
“Ya, nggak usah risau. Sebetulnya mereka juga tahu apa yang harus dilakukan. Tapi apapun juga semua pasti ada risikonya di tengah-tengah kejadian tersebut. Yang penting doakan saja, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik,” tambah Maruli.
Ketiga prajurit yang gugur itu adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Jenazah mereka kemudian diterbangkan ke kota asal untuk dimakamkan dengan penghormatan militer penuh.
Zulmi Aditya Iskandar akan beristirahat di TMP Cikutra, Bandung. Muhammad Nur Ikhwan di TMP Giri Dharmolyo II, Magelang. Sementara Farizal Rhomadhon akan dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo.
Mereka pergi dalam tugas mulia, sebagai bagian dari pasukan UNIFIL. Kini, bangsa ini kehilangan tiga putra terbaiknya.
Artikel Terkait
Polri Kerahkan Brimob dan Bareskrim Tangani Bentrokan Antar Desa di Halmahera Tengah
Charles Honoris Desak Penutupan Permanen SPPG Pemicu Keracunan MBG di Jakarta
Aksi Solidaritas Palestina dan Doa untuk TNI Gugur Warnai CFD Bundaran HI
Gubernur Khofifah: Talenta Prestasi Murid Jatim Kunci Cetak Generasi Emas