Keesokan harinya, Senin (30/3), badai belum reda. PBB mengonfirmasi kabar pilu lagi: dua prajurit TNI lainnya meninggal dunia. Mereka menjadi korban ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Dua prajurit lain terluka dalam insiden memilukan itu.
Menanggapi musibah ini, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan dukacita yang mendalam.
Ucap Prabowo melalui akun Instagram resminya, @prabowo, pada Selasa (31/3). Belasungkawa itu ditujukan kepada keluarga yang ditinggalkan, disertai penghormatan atas pengabdian mereka.
Menurutnya, pengorbanan ketiga prajurit itu bukan cuma soal tugas. Itu adalah bentuk dedikasi dan keberanian nyata untuk menjaga perdamaian dunia. Sekaligus, tentu saja, membawa harum nama Indonesia di mata internasional. Sebuah pengorbanan yang akan dikenang.
Artikel Terkait
Empat Pekerja Tewas di Bak Penampungan Air Proyek Jagakarsa
Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis untuk Pererat Olahraga Keluarga
Wakil Ketua MPR Soroti Darurat Pemahaman Bacaan di Kalangan Anak Indonesia
Pria 27 Tahun Selamat Usai Dievakuasi dari Sumur di Tanah Datar