Hujan deras di kawasan pegunungan ternyata berdampak langsung ke Kota Medan. Sungai Deli meluap, dan beberapa wilayah di Kecamatan Medan Maimun pun kebanjiran. Menanggapi situasi ini, BPBD Kota Medan langsung bergerak cepat.
Mereka menurunkan satu regu berisi 15 personel ke lokasi. "Tersebar di sejumlah wilayah seperti kanal, di Aur, dan bersiaga di Sungai Belawan," jelas Kepala BPBD Kota Medan, Yunita, pada Rabu lalu.
Proses evakuasi ini tak hanya mengandalkan personel. Mereka juga melengkapi diri dengan peralatan dan berkoordinasi penuh dengan pemangku kebijakan terkait di lapangan. Nantinya, warga yang berhasil dievakuasi akan diserahkan ke pemerintah kecamatan untuk penanganan lebih lanjut.
Soal jumlah warga yang terdampak, Yunita mengaku belum bisa memastikan. "Untuk berapa orangnya, kami belum tau karena masih dilakukan evakuasi. Nanti setelah selesai baru didata," katanya.
Menurutnya, pemicu utama banjir ini adalah hujan dengan intensitas sangat tinggi di daerah hulu. "Di gunung, dari jam 11.00 WIB hujan lebat sekali. Siang ke sore sudah berhenti, tinggal rintik-rintik, mirip dengan kondisi di Kota Medan," sebut Yunita.
Meski hujan sudah reda, kewaspadaan tak boleh kendur. Pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca dan debit air sungai. Tujuannya jelas: mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
"Untuk sungai yang lain, saat ini aman. Debit air di Kanal juga sudah turun," ujarnya. "Tetapi kita tetap mengimbau masyarakat aktif memperhatikan perkembangan cuaca."
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sembilan Wilayah Jawa Tengah hingga Kamis Pagi
Polisi Ungkap Peran Empat Tersangka Narkoba di Hiburan Malam New Zone Medan, dari Penyedia hingga Pengawas Razia
Gereja Katolik di Mimika Hangus Terbakar akibat Lilin Tak Dipadamkan
PBNU Kecam Kekerasan Seksual di Padepokan Pekalongan, Desak Proses Hukum Tuntas