Kilas Balik 2 April: Dari Kemerdekaan Cirebon hingga Wabah Antraks Rusia

- Kamis, 02 April 2026 | 04:30 WIB
Kilas Balik 2 April: Dari Kemerdekaan Cirebon hingga Wabah Antraks Rusia

Tanggal 2 April ternyata menyimpan banyak kisah. Dari tanah Jawa hingga Eropa, bahkan sampai ke Rusia, peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari ini membentuk mozaik sejarah yang cukup menarik untuk ditelusuri.

Mari kita mulai dari Cirebon, di tahun 1482. Kala itu, Sunan Gunung Jati atau Sultan Syarif Hidayatullah mengambil langkah berani. Beliau memutuskan untuk berhenti mengirim upeti ke Kerajaan Pajajaran. Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah deklarasi. Kesultanan Cirebon menyatakan diri merdeka, lepas sepenuhnya dari pengaruh Pajajaran.

Lalu, melompat lebih dari seabad kemudian, tepatnya tahun 1595. Sebuah ekspedisi Belanda yang dipimpin Cornelis de Houtman mulai berlayar. Tujuannya jelas: mencari rempah-rempah di Hindia Timur. Tak disangka, pelayaran ini jadi pintu masuk bagi pengaruh Belanda di Nusantara, yang kelak berujung pada masa kolonialisme yang panjang.

Di belahan dunia lain, Eropa juga tak kalah panas. Pada 2 April 1801, Inggris melancarkan serangan ke armada Denmark di Kopenhagen. Pertempuran laut ini adalah salah satu episode dari konflik besar di era Napoleon, yang memperlihatkan betapa sengitnya perebutan hegemoni di lautan.

Sementara itu, pada 1917, Amerika Serikat mengambil sikap tegas. Presiden Woodrow Wilson mendesak Kongres untuk menyatakan perang terhadap Jerman. Langkah ini akhirnya menyeret AS ke dalam kancah Perang Dunia I, mengubah peta kekuatan global secara signifikan.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar