Israel memberikan tanggapan terkait insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI, anggota pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan. Namun begitu, pernyataan mereka terkesan berhati-hati, bahkan sedikit defensif.
Lewat sebuah unggahan di Telegram, militer Israel menyatakan bahwa mereka belum tentu bertanggung jawab. Menurut mereka, kasus ini masih perlu dikaji lebih dalam. "Insiden-insiden tersebut sedang ditinjau secara menyeluruh," tulis pernyataan itu, seperti dilansir AFP. Tujuannya, untuk mengklarifikasi keadaan dan mencari tahu apakah serangan itu berasal dari aktivitas Hizbullah atau justru dari IDF sendiri.
Area tempat kejadian disebutkan sebagai zona pertempuran aktif, di mana pasukan Israel sedang beroperasi melawan kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Nuansa naratifnya jelas: situasi di lapangan sangatlah rumit dan berbahaya.
Artikel Terkait
Mobil Program Makan Bergizi NTB Diduga Disalahgunakan untuk Jemput Penumpang dan Wisata
Rupiah Menguat ke Rp16.986 Didorong Meredanya Ketegangan AS-Iran
Pesawat Angkut Militer Rusia An-26 Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas
Mendagri Resmikan Kebijakan WFH Sehari Seminggu untuk ASN Daerah