Namun begitu, acara itu bukan cuma seremoni pelantikan belaka. Ada juga agenda Refleksi Nasional 2026 yang temanya cukup berat: “Sistem Politik, Ekonomi, Budaya, Ekologi, SDM dan Peran Pers Menuju Indonesia Emas 2045.” Untuk diskusi ini, panitia telah mengundang sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Mulai dari pemerintah, legislatif, sampai akademisi dan pelaku usaha. Bahkan tokoh pers juga diundang.
Gustaf juga menyebut pihaknya telah mengundang Presiden Subianto. Harapannya, Presiden bisa memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi rangkaian Refleksi Nasional tersebut.
“Kami berharap kehadiran tokoh-tokoh itu bisa membuat forum ini jadi ruang diskusi nasional yang kredibel,” tambahnya. “Tentu kami ingin ada dampaknya.”
Merespons hal itu, Dirjen Suparman pun menyampaikan ucapan selamat. Ia mengapresiasi terpilihnya Gustaf dan berharap acara pelantikan serta refleksi nasional berjalan sukses.
“Semoga alumni PMKRI di PATRIA bisa terus berkontribusi,” kata Suparman. “Untuk kemajuan gereja, masyarakat, dan tentu saja bangsa ini.”
Audiensi itu berlangsung cukup hangat. Dari pihak Kemenag, Suparman didampingi oleh Direktur Urusan Agama Katolik, Dr. Salman Habeahan, dan Sekretaris Ditjen Bimas Katolik, Reginaldus Saverinus Sely Serang.
Sementara Gustaf tak datang sendirian. Ia membawa serta Friederich Batari yang menjabat sebagai Ketua Panitia, beserta sejumlah anggota panitia lainnya seperti Z Leander Ohoiwutun dan Elizabeth Kusrini. Mereka tampak serius membahas persiapan acara besar yang tinggal hitungan hari itu.
Artikel Terkait
Presiden Iran Siap Hentikan Perang dengan Syarat Jaminan Tak Ada Agresi Lagi
Pemkot Salatiga Galakkan Jumat Bebas Kendaraan untuk Hemat Energi
Tim Hukum Klaim Identifikasi 16 Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
Indodax Raih Dua Penghargaan Platform Kripto Terpercaya 2026