Kondisi Andrie Yunus, korban penyiraman air keras, ternyata jauh lebih mengkhawatirkan. Dari keterangan terbaru tim medis RSCM, ada temuan yang bikin kita semua merinding. Ternyata, ada rembesan air keras yang baru terdeteksi di bagian mata korban. Identifikasi yang terlambat ini, kata mereka, bisa berakibat sangat fatal.
“Perkembangan dari RS, bagian matanya itu ada rembesan air keras yang kemarin terlambat diidentifikasi oleh tim dokter RSCM,” ujar Dimas Bagus Arya, Koordinator KontraS.
Dia menyampaikan hal itu dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR, Senayan, Selasa lalu. “Efeknya bisa, yang paling fatal adalah cacat permanen, dia tidak bisa melihat dengan utuh,” tambahnya.
Suaranya tegas, penuh kecaman. Dimas tak ragu menyebut aksi ini sebagai tindakan biadab. Bagi dia, ini bukan sekadar kejahatan jalanan biasa. Ada nuansa lain yang lebih mengerikan: sebuah upaya sistematis untuk menghancurkan masa depan anak muda.
Artikel Terkait
Pertamina Pastikan Harga BBM Tak Berubah Sepanjang April 2026
KPK Perpanjang Masa Tahanan Yaqut Cholil Qoumas
Anak 5 Tahun Diserang Anjing Liar di Polewali Mandar, Satu Ekor Ditembak Warga
Karyawan Baru di Surabaya Curi Barang Toko Donat Belum Sehari Bekerja