Masih di Badghis, Seddiqi menceritakan insiden lain yang tak kalah tragis. "Tiga orang tenggelam saat mencoba mengambil kayu apung untuk digunakan sebagai pemanas," ujarnya. Cuaca buruk tak pandang bulu, merobohkan sedikitnya 130 rumah dan merusak lebih dari 430 unit lainnya.
Korban jiwa terus berjatuhan. Di Daikundi, seorang bocah lima tahun tewas tertimpa atap rumahnya yang ambruk. Sementara di Nangarhar, provinsi timur yang berbatasan dengan Pakistan, seorang wanita mengalami nasib serupa.
"Kondisinya benar-benar parah," kata Sayed Tayeb Hamad, juru bicara polisi di Nangarhar, menggambarkan situasi di wilayahnya.
Artikel Terkait
Dedi Kusnandar Dua Kali Tolak Tawaran Persib di Awal Karier
Longsor Ganggu Lintas Kereta Bandung, KAI Perkirakan Normal dalam 5 Jam
Wakil Ketua DPRD DKI Desak Pemprov Atasi Darurat Sampah Pascajebolnya Tembok Kramat Jati
Pentagon Gandeng Boeing dan Lockheed Martin untuk Tiga Kali Lipat Produksi Sensor Rudal Patriot