Ia menggambarkan bagaimana langit yang tenang tiba-tiba dipenuhi dengung mesin, diikuti gemuruh yang menggetarkan bumi.
Ini bukan kali pertama kawasan itu jadi sasaran. Sudan bagian selatan, khususnya Kordofan Selatan, sudah lama jadi ajang pertikaian bersenjata yang tak kunjung reda. Namun begitu, kekejaman serangan terbaru ini tetap mengejutkan banyak pihak. Korban jiwa dari kalangan sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, dikhawatirkan masih akan bertambah mengingat parahnya kondisi beberapa korban luka.
Di sisi lain, belum ada pernyataan resmi dari kelompok RSF mengenai insiden memilukan ini. Situasi di lapangan masih sangat mencekam, dengan akses bantuan medis dan kemanusiaan yang sangat terbatas. Warga yang selamat kini mengungsi, ketakutan serangan serupa akan terulang kapan saja.
Artikel Terkait
Bagian Tubuh Korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Bogor
Pelatih Bulgaria Apresiasi Perkembangan Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis di Final FIFA Series
Bocah 9 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Halaman Rumah, Sopir Diduga Mengantuk
Herdman Soroti Potensi Doni Tri Pamungkas dan Beckham Putra Usai Kekalahan Timnas