Berlin – Pesta ulang tahun keenam puluh ITB Berlin berlangsung meriah awal Maret lalu. Selama tiga hari, dari tanggal 3 hingga 5, pameran pariwisata terbesar di dunia itu ramai oleh hiruk-pikuk industri. Bayangkan saja, lebih dari 5.600 peserta dari 166 negara memadati venue. Mereka didatangi hampir 97.000 profesional, sementara lebih dari 400 pakar sibuk memaparkan tren terkini dalam ratusan forum yang digelar.
Dalam keriuhan itu, satu hal yang jelas: pasar Tiongkok tetap jadi magnet. Data menunjukkan ada 697 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke sana. Namun begitu, arus ke luar juga tak kalah deras. Diperkirakan, pada 2026 nanti, lebih dari 220 juta warga Tiongkok akan berlibur ke luar negeri. Pertumbuhan dua arah yang pesat ini, tentu saja, menciptakan kebutuhan baru. Maskapai, agen perjalanan online (OTA), dan pelaku pariwisata global kini butuh sistem pembayaran lintas negara yang canggih, sekaligus patuh regulasi.
Nah, di tengah kebutuhan itulah YeePay memilih untuk meluncurkan solusi terbarunya: Global Corporate Account. Perusahaan ini bukan pemain baru. Mereka sudah berkecimpung lebih dari dua dekade di sektor penerbangan dan pariwisata Tiongkok. Jaringannya luas, bermitra dengan semua maskapai nasional dan hampir 10.000 OTA lokal. Mereka mengklaim punya jaringan pembayaran yang aman dan sesuai aturan, mencakup lebih dari 200 negara dengan dukungan lebih dari 100 mata uang.
Artikel Terkait
Gangguan Ginjal Kronis Kini Serang Kaum Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Polres Tapin Panen Perdana Jagung dari Lahan Tidur Milik Polri
LCP 2026 Split 2 Dimulai 4 April, Dua Tiket ke MSI Diperebutkan