Di sisi lain, antusiasme pengendara sudah terlihat sejak pagi. Puluhan kendaraan berat masih terpantau menunggu di pinggir jalan, bersiap melanjutkan perjalanan yang sempat terhambat berhari-hari. Rupanya, kabar akan dibukanya jalur ini sudah tersiar.
Lalu, bagaimana dengan jembatan permanen pengganti yang ambruk?
Janto mengakui, untuk pembangunan jembatan baru yang lebih permanen, prosesnya masih di tahap perencanaan. Namun begitu, dia memberikan kepastian. “Yang jelas, pembangunannya akan kita mulai dalam tahun anggaran 2026 ini,” pungkasnya.
Jadi, untuk sementara, mobilitas warga akan mengandalkan jalur darurat ini. Sebuah solusi darurat yang lahir dari kerja marathon tim di lapangan.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di GBK
TNI AU Gelar Bakti Sosial, Berikan Kaki Palsu Gratis di Yogyakarta
Pengamat: Pembatasan Media Sosial untuk Anak Bisa Tingkatkan Kualitas Pendidikan
YeePay Luncurkan Solusi Pembayaran Global untuk Jawab Geliat Pariwisata Tiongkok di ITB Berlin