KBBI Tegaskan Penulisan Baku Halalbihalal dan Kisah Asal-Usulnya

- Jumat, 27 Maret 2026 | 12:45 WIB
KBBI Tegaskan Penulisan Baku Halalbihalal dan Kisah Asal-Usulnya

Cerita di Balik Tradisi Unik Ini

Nah, menariknya, tradisi ini punya sejarah yang erat dengan kondisi bangsa. Konon, istilah halalbihalal mulai populer di masa-masa awal kemerdekaan. Situasi politik saat itu memanas, penuh dengan gesekan dan perbedaan pendapat.

Menurut sejumlah catatan, termasuk dari NU Online, ide ini dicetuskan oleh KH Wahab Hasbullah sekitar tahun 1948. Kala itu, Presiden Soekanno sedang mencari cara untuk meredakan ketegangan antar-elite politik.

KH Wahab Hasbullah pun mengusulkan sebuah gagasan: mengadakan pertemuan silaturahmi yang ia sebut "halalbihalal". Tujuannya sederhana tapi dalam: agar para tokoh bisa duduk bersama, saling menyapa, dan tentu saja, saling memaafkan.

Usul itu diterima. Sejak saat itulah, acara halalbihalal rutin digelar dan akhirnya merambah ke seluruh lapisan masyarakat. Dari tingkat negara, lalu ke instansi pemerintah, sekolah, perusahaan, hingga akhirnya menjadi tradisi wajib di setiap rumah warga Indonesia setiap Lebaran. Uniknya, tradisi seperti ini konon cuma ada di sini. Jadi, ini benar-benar warisan budaya kita sendiri.

(wia/imk)

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar