Subang diguncang duka Kamis pagi lalu. Sebuah truk boks pengangkut telur, plat BE 8270 RU, melaju dari arah Subang menuju Purwakarta. Tiba-tiba, di Jalan Raya Lengkong, kendaraan besar itu oleng ke kanan. Dengan hentakan dahsyat, truk itu menghantam sebuah warung di Kampung Cijoged, Desa Lengkong.
Dampaknya mengerikan. Warung itu nyaris rata dengan tanah. Kayu penyangga dan atap berserakan di mana-mana. Barang dagangan pemiliknya tertimbun di bawah puing-puing. Suasana langsung berubah jadi chaos.
Kasat Lantas Polres Subang, Ardian, yang datang ke lokasi, menjelaskan kronologinya.
"Kendaraan truk boks oleng ke kanan dan menabrak warung. Akibatnya satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka ringan," ujarnya.
Korban meninggal adalah pemilik warung itu sendiri, Uin Karnia. Dia tewas di tempat kejadian. Proses evakuasi jenazahnya dikatakan cukup sulit karena sempat tertimbun reruntuhan. Dua korban lain, syukurlah, hanya mengalami luka-luka ringan. Jenazah Uin Karnia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Reyhan Cipeundeuy.
Di sisi lain, truk yang sudah melintang di badan jalan itu bikin masalah baru. Proses mengangkatnya memakan waktu lama. Akibatnya, arus lalu lintas dari dua arah macet total dan tersendat berjam-jam. Sampai berita ini diturunkan, Unit Laka Lantas Polres Subang masih mendalami kasus ini.
Pasca-kejadian, warga sekitar langsung bergerak. Mereka bergotong royong membersihkan lokasi dan membantu petugas. Sementara itu, pesan dari polisi jelas: pastikan kondisi fisik dan kendaraan benar-benar fit sebelum menyetir. Imbauan yang klise mungkin, tapi nyatanya masih sering diabaikan.
Kecelakaan ini meninggalkan kepiluan mendalam bagi keluarga korban dan warga setempat. Sebuah warung yang biasanya ramai, kini hanya tinggal kenangan dan tumpukan kayu.
Artikel Terkait
Pembersihan Pulau Sampah Muara Angke Hampir Tuntas, Target Rampung Sabtu Sore
Polisi Buru Pemilik Narkotika Berkedok Cairan Vape yang Beredar di Hiburan Malam Jakarta Utara
WNI Tewas Ditusuk di Hokkaido, Polisi Jepang Tangkap Sesama WNI sebagai Tersangka
Pemprov DKI: Sampah Kiriman dari Hulu Jadi Penyebab Utama Gunungan Sampah di Muara Angke