Di sisi lain, penanganan korban juga jadi perhatian serius. Bupati mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Majalengka. Tak cuma itu, delapan mobil ambulans beserta tim medis juga dikerahkan ke lokasi kejadian.
"Kami kirim ambulans untuk menjemput korban pulang ke Karawang. Inisiatif jemput bola ini kami ambil karena situasi masih liburan Lebaran. Semua harus dipercepat," jelasnya.
Kecelakaan sendiri terjadi pada Senin malam, 23 Maret 2026. Mobil Isuzu Elf bernopol Z 7012 CN itu membawa rombongan keluarga dari Karawang. Mereka baru saja berkunjung ke keluarga di Ciamis dan sedang menuju objek wisata Pangandaran.
Kepala Satlantas Polres Majalengka, AKP Pandu Surya Renata, memaparkan kronologinya. Saat melintasi jalan menurun dan berkelok tajam di Blok Maniis Tonggoh, kendaraan diduga hilang kendali.
Mobil oleng ke kanan. Lalu masuk parit dan terguling dengan posisi roda di atas. Situasinya kacau.
Polisi mencatat, ada 21 orang di dalam mobil saat itu. Enam di antaranya meninggal dunia dalam insiden tragis itu. Sebuah perjalanan liburan yang berakhir nestapa.
Artikel Terkait
Senin Jadi Favorit Publik untuk Hari Kerja dari Rumah, Jumat Menyusul Ketat
Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Kampung Rambutan Catat 4.212 Penumpang Hingga Siang
Anies Baswedan Hadir Tak Diundang di Halalbihalal SBY di Cikeas
Rumah Jokowi di Solo Ramai Dikunjungi Pejabat dan Warga untuk Silaturahmi Lebaran