"Kalau hari biasa Rp200 ribu, sekarang jadi Rp230 ribu," jelas Dana, petugas loket PO Murni Jaya.
Dia menambahkan, hingga siang itu, sekitar 20 penumpang telah berangkat menggunakan armadanya.
Lalu, kapan sebenarnya gelombang kedatangan pemudik terjadi? Menurut pantauan di lokasi, puncaknya justru di waktu yang sunyi: dini hari. Sekitar pukul tiga sampai empat pagi, terminal ini baru benar-benar hidup. Suasana riuh rendah menyambut mereka yang baru turun dari bus, kembali ke ibu kota setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Jadi, meski siang hari terasa landai, ritme terminal ini punya dua wajah yang sangat berbeda.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Badan Gizi Nasional Sidak Dapur Gratis Milik Pria Viral Joget Cuan
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Mereda, Polri Longgarkan Rekayasa Lalin
Puncak Arus Balik Lebaran di Jember Capai 13.150 Penumpang
Warga Irak Jadi Tersangka Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Motif Diduga Cemburu