Hari ini, Selasa 24 Maret 2026, diperkirakan jadi puncak pertama arus balik Lebaran. Jalanan dipastikan padat. Nah, buat ngurai kemacetan yang sudah bisa ditebak itu, polisi sudah siap-siap dengan berbagai rekayasa lalu lintas. Skemanya macam-macam, mulai dari one way sampai contraflow di titik-titik rawan.
Namun begitu, perlu diingat bahwa penerapan kedua sistem ini sifatnya tidak kaku. Bisa berubah sewaktu-waktu tergantung situasi di lapangan dan keputusan petugas. Jadi, jangan cuma modal info hari ini, terus merasa aman. Pantau terus perkembangannya.
Lalu, gimana caranya biar kita nggak ketinggalan info? Gampang. Cek aja langsung akun Instagram resmi NTMC Korlantas Polri, yaitu @korlantaspolri.ntmc. Di sana, jadwal penerapan one way atau contraflow akan selalu di-update secara real-time. Jadi, sebelum berangkat, buka dulu aplikasinya, scroll sebentar, biar perjalanan lebih tenang.
Puncak Arus Balik Diprediksi Dua Gelombang
Menurut analisis Divisi Humas Polri, puncak arus balik tahun ini nggak cuma sekali. Bakal ada dua gelombang. Gelombang pertama ya dimulai hari ini. Sementara puncak kedua diprediksi menyusul nanti, sekitar tanggal 28 sampai 29 Maret 2026.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menjelaskan lebih detail.
"Berdasarkan evaluasi bersama stakeholder, arus balik kami perkirakan terbagi dua tahap. Tahap pertama 23-24 Maret, lalu tahap kedua 28-29 Maret. Dengan pola seperti ini, kami berharap kepadatan bisa lebih terurai dan perjalanan masyarakat tetap lancar," ujarnya.
One Way Nasional Sudah Diberlakukan
Menyambut gelombang pertama ini, skema one way nasional pun resmi dijalankan mulai siang tadi. Penerapannya membentang dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 menuju Jakarta. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri yang memantau dan meresmikan pembukaan rekayasa lalu lintas ini. Dia memastikan semua persiapan, termasuk penggunaan jalur fungsional di tol, sudah disiapkan untuk menghadapi membludaknya kendaraan yang kembali ke Ibu Kota.
Acara flag off-nya dilakukan di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, tepatnya pukul 14.25 WIB. Skema satu arah ini berlaku sepanjang ruas dari Km 414 GT Kalikangkung sampai Km 70 GT Cikampek Utama.
Di lokasi, Kapolri Sigit memberikan konteksnya. Angkanya cukup mencengangkan.
"Sampai tanggal 24 Maret ini, tercatat kendaraan yang keluar Jakarta sudah sekitar 2,38 juta lebih, itu yang lewat tol saja. Makanya, sore ini kita jalankan one way nasional. Karena puncak arus balik kami perkirakan memang terjadi hari ini," kata Sigit.
Jadi buat yang masih di perjalanan, waspada dan hati-hati ya. Kondisi jalan bisa berubah cepat. Selamat sampai tujuan.
Artikel Terkait
Letusan Gunung Dukono Tewaskan Tiga Orang, Kolom Abu Capai 10 Kilometer
Pemerintah Segera Terbitkan Surat Edaran Tiga Menteri untuk Atur Nasib PPPK Paruh Waktu
BMKG: Jakarta Berawan Tebal Sepanjang Hari, Potensi Hujan Minim
Bea Cukai Tegal Bantah Petugas Gadungan dalam Video Viral Razia Warung Madura