Asap kembali mengepul di langit Tel Aviv. Serangan udara Iran, Selasa (24/3/2026), menghantam ibu kota Israel itu, meninggalkan sejumlah bangunan rusak dan korban luka-luka. Serangan ini terjadi di tengah klaim Amerika Serikat yang menyatakan adanya dialog dengan Teheran untuk mengakhiri perang. Tampaknya, situasi di lapangan justru memanas.
Menurut laporan Channel 12 Israel, serangan rudal itu diikuti oleh hujan pecahan peluru. Rekaman video yang beredar menunjukkan kerusakan yang cukup parah di beberapa bagian kota. Suasana mencekam langsung terasa.
Zaki Heller, juru bicara layanan medis darurat Magen David Adom (MDA), memberikan konfirmasi awal.
Artikel Terkait
Polsek Ciracas Fasilitasi Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga Mudik
Dirlantas Polda Metro Jaya Apresiasi PLN Jaga Pasokan Listrik Lancar Saat Lebaran
Menkominfo Akui Nusa Penida Masih Jadi Titik Buta Sinyal
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 62B dan 52B untuk Antisipasi Arus Balik