Pantau – Puncak arus balik Lebaran tahun ini di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diprediksi bakal terjadi pada 26 hingga 29 Maret 2026. Prediksi ini disampaikan oleh Yossianis Marciano, Wakil Direktur Utama PT Indonesia Ferry (Persero).
Menanggapi hal itu, dia pun mengimbau masyarakat untuk bersikap bijak. Utamanya dalam memilih waktu perjalanan pulang agar tak terjebak kemacetan panjang.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan saat arus balik," ungkap Yossianis.
Intinya, lebih baik atur jadwal lebih awal atau cari waktu di luar tanggal-tanggal puncak itu. Perjalanan pasti akan lebih nyaman, tanpa harus berjam-jam antre.
Semua Tiket Harus Daring, Waspada Calo!
Di sisi lain, ada hal penting yang perlu diingat. Saat ini, sama sekali tidak ada lagi penjualan tiket langsung di loket pelabuhan. Semua transaksi harus dilakukan secara online.
"Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, pengguna jasa wajib membeli tiket melalui Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60 keberangkatan. Hindari pembelian melalui calo atau agen tidak resmi untuk mencegah potensi kerugian," tegasnya.
Artikel Terkait
Revisi UU Pemda 2026 Dinanti Jadi Momentum Perbaiki Hubungan Pusat-Daerah
De Zerbi Buka Peluang ke Tottenham, Syaratnya Spurs Harus Bertahan
Polres Metro Bekasi Gelar Pengecekan di 28 Objek Wisata Jelang Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran