Api cemburu diduga menjadi pemicu utama dalam kasus pembunuhan yang menimpa DA, cucu dari pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori. Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kronologi lengkapnya. Pelakunya adalah suami siri korban, FTJ, yang nekat menghabisi nyawa istrinya usai melihatnya bersama pria lain.
Hubungan keduanya sebenarnya sudah mulai merenggang sejak Oktober tahun lalu. Namun, puncaknya terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026. Saat itu, FTJ melihat DA sedang berjalan bersama seorang pria di sebuah acara Bazar Ramadan.
“Pada 20 Maret, pelaku melihat korban sedang jalan bersama pria lain di sebuah acara Bazar Ramadan. Sempat terjadi keributan di sana sebelum akhirnya mereka berpisah,” jelas AKP Fechy J. Ataupah, Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/3).
Keributan di bazar itu ternyata bukan akhir. Malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, FTJ mendatangi indekos DA di Bambu Apus, Cipayung. Dan di sana, ia kembali mendapati korban berduaan dengan pria yang sama. DA pun mengusirnya, meminta FTJ pulang ke indekosnya sendiri.
Pelaku sempat menurut. Ia pulang dan merenung. Tapi emosi rupanya tak bisa dibendung. FTJ memutuskan untuk kembali lagi ke tempat DA.
Pertengkaran hebat pun tak terelakkan. Dalam amarahnya, FTJ mencekik DA. Karena korban memberontak, pelaku kemudian mengambil pisau dan menyayat leher DA hingga tewas. Menariknya, dari pemeriksaan polisi, pisau itu diduga sudah dibawa dari rumah pelaku.
“Pisau berdasarkan keterangan pelaku yang kami periksa tadi malam, diakui memang dibawa dari rumahnya. Terkait dugaan perencanaan (pembunuhan berencana), masih kami dalami lagi,” tambah Fechy.
Artikel Terkait
Revisi UU Pemda 2026 Dinanti Jadi Momentum Perbaiki Hubungan Pusat-Daerah
De Zerbi Buka Peluang ke Tottenham, Syaratnya Spurs Harus Bertahan
Polres Metro Bekasi Gelar Pengecekan di 28 Objek Wisata Jelang Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran