Iran malah membalas dengan ancaman sendiri: mereka akan menargetkan fasilitas energi di negara-negara yang menampung pasukan AS, termasuk pabrik desalinasi yang jadi penopang hidup bagi banyak negara di kawasan. Pejabat Iran dengan tegas menyatakan selat itu akan "ditutup sepenuhnya" jika Trump nekat menjalankan ancamannya.
Sementara dari kubu Israel, narasi yang disampaikan justru tentang perang panjang. Meski Trump kadang memberi isyarat bahwa perang mungkin segera berakhir walau pernyataannya kerap kontradiktif pejabat Israel konsisten menyuruh publik bersiap untuk konflik berbulan-bulan.
Namun begitu, pertahanan udara Israel sendiri sedang jadi sorotan. Sebuah rudal Iran berhasil menghantam kota Dimona, yang hanya berjarak delapan mil dari fasilitas nuklir utama Israel, serta kota Arad di dekatnya, Sabtu malam. Serangan itu menewaskan puluhan orang dan melukai lebih dari sepuluh orang secara parah.
Insiden itu memicu pertanyaan: apakah Israel sengaja menahan diri untuk tidak menggunakan sistem pertahanan udara terbaiknya, karena khawatir akan kehabisan persediaan?
Di front lain, ketegangan dengan Lebanon kian memanas. Kepala militer Israel mengatakan kampanye melawan Hizbullah "baru saja dimulai". Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan memerintahkan penghancuran lebih banyak jembatan dan rumah di Lebanon. Langkah itu dikuatirkan banyak pihak sebagai persiapan untuk pendudukan jangka panjang di wilayah selatan Lebanon.
Korban jiwa terus berjatuhan. Duta Besar Iran untuk PBB menyebut setidaknya 1.348 warga sipil tewas di Iran angka yang belum diperbarui selama seminggu. Sebuah kelompok aktivis HAM di Washington malah melaporkan angka 1.398. Di Lebanon, korban tewas telah melampaui 1.000 orang. Sementara serangan Iran ke Israel menewaskan setidaknya 15 orang, dan AS telah kehilangan 13 personel militernya.
Dengan setiap hari yang berlalu, jalan menuju perdamaian terasa semakin jauh. Dan warga sipil di kedua pihak terus membayar harganya.
Artikel Terkait
De Zerbi Buka Peluang ke Tottenham, Syaratnya Spurs Harus Bertahan
Polres Metro Bekasi Gelar Pengecekan di 28 Objek Wisata Jelang Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak