Tak cuma penumpang, kendaraan pun membludak. Roda dua tercatat 850 unit, naik sekitar 31 persen. Yang paling mencolok adalah kenaikan kendaraan roda empat. Jumlahnya melonjak lebih dari dua kali lipat, dari cuma 86 unit di 2025 menjadi 217 unit tahun ini. Peningkatannya fantastis, di atas 150 persen.
Kalau dilihat kumulatif sejak 13 Maret, gambaran lonjakan ini makin jelas. Total penumpang sudah nyaris 9.600 orang, naik seperempat dari periode sebelumnya. Kendaraan roda dua dan empat juga menunjukkan tren kenaikan yang konsisten, masing-masing di atas 27 dan 17 persen.
Menurut Syamsuddin, data ini punya cerita. "Lonjakan signifikan, terutama pada roda empat, menunjukkan mobilitas masyarakat dengan kendaraan pribadi memang meningkat drastis saat mudik Lebaran tahun ini," ujarnya.
Melihat tren ini, ASDP pun mengimbau para calon penumpang. Mereka diminta mengatur waktu keberangkatan lebih awal dan, yang tak kalah penting, patuh pada arahan petugas di lapangan. Hal ini untuk menghindari kepadatan berlebih, terutama di dua hari puncak arus balik yang diprediksi bakal sangat padat.
Jadi, buat yang masih berada di kampung halaman dan bersiap kembali, ada baiknya mempertimbangkan imbauan ini. Berangkat lebih awal bisa jadi solusi agar perjalanan balik tak terlalu berjubel.
Artikel Terkait
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor Jika Arus Balik di Bakauheni Padat
Arus Balik Lebaran Meningkat 50%, Pengelola Tol Siagakan Rekayasa Lalu Lintas
Pesawat Militer Kolombia Jatuh di Perbatasan, Puluhan Tewas
Nintendo Switch 2 Didesain dengan Baterai Mudah Diganti, Respons Aturan Uni Eropa