Dari situ, Tim Advokasi menilai ini bukan aksi spontan. Mereka menduga ada operasi besar, terstruktur, dan digerakkan oleh pihak yang punya otoritas. Makanya, desakan tidak hanya ke Puspom, tapi juga ke kepolisian. Polisi diminta mengusut tuntas, bukan cuma pelaku di lapangan, tapi juga otak di belakang layar.
“Kami menduga bahwa percobaan pembunuhan berencana terhadap Andrie Yunus melibatkan jaringan yang lebih besar, terlatih, dan sistematis. Oleh sebab itu, kami mendesak kepolisian untuk terus melanjutkan penyelidikan guna mencari bukan hanya aktor lapangan, namun juga aktor intelektual yang bertanggung jawab serta aktor-aktor yang memberikan dukungan operasional pada para pelaku,” jelasnya lagi.
Bagaimana Posisi Keempat Prajurit Tersangka?
Sebelumnya, Puspom TNI sudah mengungkap soal empat prajurit BAIS TNI yang jadi terduga. Inisial mereka NDP, SL, BHW, dan ES.
Menurut Danpuspom TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, keempatnya berasal dari Denma BAIS TNI dengan matra angkatan laut dan udara. Saat ini, status mereka sudah diamankan. Proses pendalaman masih terus berjalan di bawah kendali Puspom.
Artikel Terkait
MRT Jakarta Luncurkan Layanan Pembelian Tiket via WhatsApp
Presiden Prabowo Perintahkan Tutup Sementara Layanan Gizi yang Tak Memadai
Korlantas Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret, Sistem One Way Bisa Diperpanjang
Iran Balas Ultimatum Trump dengan Sindiran Youre Fired dan Klaim Serangan Rudal