Belum reda kehebohan itu, sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 16.55 WIB, insiden serupa terulang. Kali ini menimpa dua remaja berusia 15 tahun asal Padalarang, Jawa Barat. RA dan MSP mengalami nasib sama: terseret arus saat bermain di zona berbahaya itu.
Untungnya, ada petugas jaga yang sigap menyaksikan kejadian tersebut.
tutur Rita.
Dua insiden beruntun dalam sehari ini jelas jadi alarm. Parangtritis memang memesona, tapi ombak dan arus bawahnya bisa berubah jadi jebakan mematikan dalam sekejap. Di sisi lain, kesigapan tim SAR patut diacungi jempol. Tanpa respons cepat mereka, ceritanya mungkin akan berbeda.
Jadi, saat merencanakan liburan ke sana, ingatlah pesan ini. Keselamatan harus jadi prioritas utama, jauh di atas keinginan untuk bersenang-senang. Laut selatan tak pernah memberi kompromi.
Artikel Terkait
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat
Ragunan Dibanjiri 60 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran, Pengelola Siapkan 27 Titik Parkir
Ribuan Pengunjung Padati Ragunan, Pengelola Tambah Titik Parkir Jadi 27
Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Angka Diprediksi Tembus 100 Ribu