Banjir lahar dingin dari Gunung Semeru kembali melanda, merusak jalan dan lahan pertanian warga di Desa Gondoruso, Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (6/11).
Berdasarkan data dari BPBD Lumajang, bencana alam ini menyebabkan kerusakan yang signifikan, dengan sedikitnya 30 hektare lahan pertanian warga hancur. Tidak hanya itu, infrastruktur jalan juga mengalami kerusakan parah akibat terjangan material vulkanik yang deras.
Banjir lahar dingin ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru. Peristiwa ini terjadi setelah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami serangkaian erupsi ringan, yang dimulai sejak Senin (2/11).
Artikel Terkait
AS Monaco Resmi Aktifkan Opsi Pembelian Ansu Fati dari Barcelona Senilai 11 Juta Euro
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Tutup Karier 24 Musim dengan Rekor 658 Laga di Premier League
Kemenag Sembelih 12 Sapi dan 6 Kambing, Salurkan 1.200 Paket Daging Kurban serta Santunan Anak Yatim
Pelaku Curanmor Bersenpi Tewas Ditembak, Polisi Ringkus Satu Komplotan di Tulang Bawang