tambah Muhari.
Jawa Timur tak luput. Sehari sebelumnya, Jumat (20/3), Kabupaten Mojokerto kebanjiran. Sekitar 275 orang terpaksa mengungsi. Kerusakan yang tercatat cukup kompleks: 146 rumah terdampak, satu tanggul jebol, lahan persawahan lebih dari 20 hektare terendam, dan tiga akses jalan sulit dilalui.
Desa Kertosari di Kecamatan Kutorejo dan Desa Jumenang di Mojoanyar adalah wilayah terparah. Syukurlah, genangan kini mulai surut. Cuaca di sana dilaporkan sudah berangsur membaik, meski langit masih dipenuhi awan.
Lalu, jauh di timur, Maluku juga merasakan hal serupa. Banjir datang di Kabupaten Seram Bagian Barat pada Sabtu (21/3). Sekitar 177 rumah keluarga di Desa Buano Utara dan Piru harus berhadapan dengan air yang meninggi.
"Kondisi saat ini banjir mulai surut,"
kata Muhari menutup penjelasannya.
Meski air sudah perlahan menyurut, jejak kerusakan dan kesusahan warga masih jelas terlihat. Libur lebaran mereka benar-benar berbeda tahun ini.
Artikel Terkait
Brigadir Polda Metro Jaya Meninggal Diduga Akibat Kelelahan Usai Tugas Mudik
Menhub Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24, 28, dan 29 Maret 2026
Prabowo Unggah Momen Keluarga Intim di Ulang Tahun Putra Semata Wayang
Empat Pelajar Nyaris Tewas Terseret Arus di Pantai Parangtritis, Polres Bantul Beri Imbauan Keras