Menyikapi hal ini, KAI tentu tak tinggal diam. Mereka sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Yang paling utama adalah mengoperasikan kereta tambahan.
“Kereta api tambahan ada 13 perjalanan dari Stasiun Gambir dan tujuh perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Jadi totalnya 20 perjalanan, dan ini akan beroperasi sampai tanggal 1 April,” jelas Franoto.
Di sisi lain, dia juga mengimbau kesadaran dari masyarakat, khususnya para penjemput. Permintaannya sederhana tapi krusial: hindari membawa kendaraan roda empat ke Stasiun Pasar Senen.
“Kapasitas parkir di sini sangat terbatas. Kalau dipaksakan, bisa mengganggu kelancaran arus kendaraan di area stasiun,” katanya menegaskan.
Imbauan itu disampaikan bukan tanpa alasan. Kelancaran arus balik, menurut Franoto, adalah urusan bersama. Kesiapan operator harus diimbangi dengan kedisiplinan dan kepatuhan penumpang serta keluarganya yang menjemput.
Artikel Terkait
MAKI Kritik KPK Atas Perubahan Status Tahanan Yaqut yang Dinilai Tak Transparan
Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh, Eks Suami Siri Diamankan di Tol
Trump Beri Ultimatum 48 Jam Buka Selat Hormuz, Iran: Terbuka untuk Semua Kecuali Musuh
Spanyol Cetak Rekor Dominasi dan Regenerasi Jelang Piala Dunia 2026