Bandara Soekarno-Hatta masuk jajaran sepuluh besar bandara dengan layanan imigrasi terbaik di dunia. Penghargaan bergengsi dari Skytrax itu diumumkan di London, Rabu (18/3) lalu, dalam acara Passenger Terminal Expo. Menariknya, prestasi ini diraih berkat fokus pada layanan digital.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, tak menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, pencapaian ini buah dari kerja keras semua pihak.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara," ujar Agus, seperti dikutip dari situs resmi Ditjen Imigrasi, Minggu (22/3).
Ia mendorong anak buahnya untuk tak berpuas diri. Inovasi, khususnya di bidang pelayanan publik, harus terus digalakkan.
"Ke depan, kami akan terus berinovasi guna memperkuat kualitas layanan serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam penilaian internasional," sambungnya.
Lantas, bagaimana proses penilaiannya? Survei Skytrax ini cukup komprehensif, melibatkan responden dari lebih dari 100 negara. Mereka mengumpulkan pendapat selama hampir setengah tahun, dari Agustus 2025 hingga Februari 2026.
Artikel Terkait
Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh, Eks Suami Siri Diamankan di Tol
Trump Beri Ultimatum 48 Jam Buka Selat Hormuz, Iran: Terbuka untuk Semua Kecuali Musuh
Spanyol Cetak Rekor Dominasi dan Regenerasi Jelang Piala Dunia 2026
Kebakaran Kamar Kos di Bogor Diduga Akibat Korsleting, Pemilik Alami Luka Ringan