Pasar saham di akhir tahun 2025 dan awal 2026 menampilkan dinamika yang cukup menarik. Meski pergerakan indeks terbilang variatif, ada sepuluh saham yang justru ramai diperjualbelikan dalam tiga hari perdagangan yang singkat itu, dari 29 Desember hingga 2 Januari.
Kalau dilihat dari data BEI, rata-rata volume transaksi hariannya naik 8,84 persen jadi 41,723 miliar saham. Tapi, ceritanya beda untuk nilai transaksi. Di sisi lain, angka itu justru turun 8,24 persen ke level Rp21,743 triliun. Frekuensi transaksi hariannya sih naik tipis, sekitar 2,12 persen.
Nah, dengan kondisi seperti itu, IHSG berhasil menguat 2,46 persen dan ditutup di level 8.748,13. Kapitalisasi pasar BEI pun ikut terdongkrak, melesat hampir 3 persen menjadi Rp16.014 triliun. Lumayan, kan?
Lalu, saham-saham apa saja yang paling sibuk diperdagangkan pekan lalu? Berikut daftarnya, berdasarkan data yang dirilis BEI pada Minggu (4/1/2026).
Posisi puncak masih dipegang oleh BUMI, alias PT Bumi Resources Minerals Tbk. Saham ini ditransaksikan sampai 629 ribu kali dengan nilai fantastis, Rp7,75 triliun.
Tak kalah sibuk, DEWA (PT Darma Henwa Tbk) ada di belakangnya. Frekuensi perdagangannya mencapai 519 ribu kali, dengan nilai Rp5,49 triliun.
Di urutan ketiga, ada HUMI milik Tommy Soeharto. Saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk ini diperdagangkan 351 ribu kali senilai Rp1,56 triliun.
BULL dan BKSL menempati posisi berikutnya. Buana Listya Tama (BULL) catat 281 ribu kali transaksi, sementara Sentul City (BKSL) mencapai 190 ribu kali.
Perhatian juga tertuju pada INET. Saham Sinergi Inti Andalan Prima ini ditransaksikan 179 ribu kali dengan nilai tembus Rp1,03 triliun.
Bank pelat merah, BBRI, masuk dalam daftar dengan 161 ribu kali perdagangan. Nilainya Rp2,60 triliun.
ANTM, si emiten tambang negara, diperdagangkan 113 ribu kali. Nilai transaksinya tercatat Rp1,87 triliun.
Yang menarik, pendatang baru SUPA langsung ramai. PT Super Bank Indonesia Tbk ini langsung ditransaksikan 113 ribu kali di pekan pertamanya.
Terakhir, ada LEAD atau PT Logindo Samudramakmur. Saham ini mencatatkan frekuensi perdagangan 109 ribu kali.
Begitulah cuplikan aktivitas pasar di pekan yang singkat itu. Trennya naik-turun, tapi beberapa saham tetap jadi primadona para trader.
Artikel Terkait
NRCA Bagikan Dividen Rp99,8 Miliar, Setara Rp40 per Saham
Ancal Bidik 100 Ribu Wisatawan Selama Libur Panjang Iduladha
BRI Salurkan 5.000 Lebih Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia saat Idul Adha
BEI Pindahkan GOTO dan BELI ke Papan Pengembangan, 26 Saham Naik Kelas ke Papan Utama