Sistem Pertahanan Israel Gagal, Ratusan Warga Terluka Akibat Serangan Rudal Iran

- Minggu, 22 Maret 2026 | 10:20 WIB
Sistem Pertahanan Israel Gagal, Ratusan Warga Terluka Akibat Serangan Rudal Iran

Militer Israel sendiri mengaku akan menyelidiki masalah kegagalan ini. Lewat sebuah postingan di X, Brigadir Jenderal Effie Defrin, juru bicara militer, menuliskan pernyataan resmi.

"Sistem pertahanan udara beroperasi tetapi tidak mencegat rudal. Kami akan menyelidiki insiden tersebut dan belajar darinya," tulis Defrin.

Kerusakan yang terjadi ternyata cukup luas. Dinas pemadam kebakaran setempat melaporkan tiga bangunan di Arad terkena dampak, dengan satu di antaranya bahkan terbakar. Situasi ini memaksa Komando Pertahanan Dalam Negeri mengambil langkah cepat: memerintahkan sekolah-sekolah di wilayah tersebut untuk memindahkan aktivitas belajar ke dalam jaringan.

Petugas medis di lapangan, Riyad Abu Ajaj, menggambarkan kekacauan yang ia saksikan. "Ada kehancuran luas di lokasi serangan," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Banyak sekali kekacauan di tempat kejadian," tambahnya, menggambarkan situasi saat itu.

Operasi penyelamatan di Arad ini seolah mengulangi adegan yang baru terjadi di Dimona, kota yang jaraknya cuma sekitar 25 kilometer ke arah barat daya. Rekaman video dari lokasi serangan di Dimona menunjukkan sebuah kawah besar menganga di tanah, dikelilingi tumpukan puing dan besi-besi yang sudah bengkok tak karuan.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar