Iran tak tinggal diam. Mereka membalas dengan gempuran drone dan rudal yang menyasar Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi basis militer AS. Serangan balasan ini tak hanya menimbulkan korban dan kerusakan, tapi juga sempat mengacaukan pasar global dan lalu lintas penerbangan.
Di tengah situasi panas itu, pernyataan Netanyahu soal Yesus dan Genghis Khan dianggap sebagai langkah yang sangat tidak tepat. Menlu Iran, Abbas Araghchi, langsung menyerang balik. Menurutnya, ini adalah penghinaan yang luar biasa.
"Bagi seorang pria yang sangat bergantung pada niat baik umat Kristen di Amerika Serikat, penghinaan terbuka Netanyahu terhadap Yesus Kristus (PBUH) sangat luar biasa," tulis Araghchi di platform media sosial X, disertai video cuplikan pidato Netanyahu.
Reaksi keras dari Tehran itu bisa ditebak. Namun yang menarik, hujatan terhadap Netanyahu ternyata tak hanya datang dari pihak Iran. Banyak pengamat dan pihak lain juga ikut mengernyitkan dina, mempertanyakan strategi komunikasi dan narasi yang dibangun oleh pemimpin Israel tersebut di tengah konflik yang sudah sangat rumit ini.
Artikel Terkait
Herdman Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Elkan Baggott Kembali
Warga Pantai Indah Kapuk Antre Berjam-jam Demi Silaturahmi dengan Presiden di Istana
Iran Buka Pintu Negosiasi untuk Kapal Jepang dan Korea Selatan di Selat Hormuz
Warga Iran Rayakan Idulfitri di Tengah Situasi Perang, Menteri Ucapkan Terima Kasih atas Solidaritas Asia Tenggara