Di Stadion Australia yang ramai, Sabtu malam, Jepang kembali menegaskan dominasinya di sepak bola Asia. Mereka menaklukkan tuan rumah Australia dengan skor tipis 1-0, sekaligus mengangkat trofi Piala Asia Putri untuk ketiga kalinya. Gelar sebelumnya mereka raih pada 2014 dan 2018. Jadi, ini benar-benar bukti bahwa tim "Nadeshiko" masih yang terkuat di benua ini.
Laga berjalan ketat, seperti yang diduga banyak orang. Australia, didukung puluhan ribu suporter di kandang sendiri, langsung menekan. Sam Kerr, sang kapten, melepaskan tembakan keras di menit awal. Tapi kiper Jepang, Ayaka Yamashita, dengan sigap menepisnya. Beberapa saat kemudian, giliran Caitlin Foord yang mencoba, namun nasibnya sama. Yamashita lagi-lagi jadi penghalang.
Namun begitu, Jepang punya jawaban. Di menit ke-17, suasana hening seketika. Maika Hamano berhasil melepaskan diri dari kawalan lawan dan melepaskan tendangan yang tak terbendung. Bola melesat masuk ke sudut gawang. Gol itu, ternyata, menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan final yang sengit ini. Hanya satu pukulan yang menentukan segalanya.
Jepang nyaris memperlebar jarak tak lama setelahnya. Hikaru Kitagawa mendapat peluang emas, tapi kiper Matildas, Mackenzie Arnold, melakukan penyelamatan yang bagus. Di sisi lain, Australia terus mendesak. Mereka tak mau menyerah begitu saja. Sam Kerr kembali mencoba, sayangnya tembakannya melenceng tipis dari tiang gawang Jepang. Upaya demi upaya digencarkan, tapi pertahanan Jepang terlihat solid dan terorganisir dengan rapi.
Kekalahan ini tentu pahit bagi Australia. Mereka gagal meraih gelar juara untuk kedua kalinya, setelah terakhir kali menang di edisi 2010. Impian untuk jubah di depan mata sendiri pun pupus. Sementara bagi Jepang, kemenangan ini adalah mahkota dari perjalanan yang hampir sempurna. Maika Hamano menjadi pahlawan, dan seluruh tim membawa pulang titel bergengsi itu sekali lagi.
Artikel Terkait
Netanyahu Bertekad Balas Serangan Rudal Iran Usai Fasilitas Nuklir Dimona Disasar
Juventus Gagal Maksimalkan Peluang, Imbangi Sassuolo 1-1 di Turin
Korlantas Siapkan Tol Fungsional dan Dua Gelombang Arus Balik Lebaran 2026
Rudal Iran Hantam Dimona, Balasan Serangan ke Fasilitas Nuklir Natanz