Sebuah menara BTS baru Telkomsel akhirnya berdiri tegak di kawasan Sitinjau Lauik, Padang. Pembangunannya baru saja dinyatakan rampung. Hal ini langsung mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.
Menurutnya, penyelesaian proyek ini sesuai target waktu yang dijanjikan manajemen Telkomsel. Targetnya memang sebelum Lebaran tahun ini. Bagi Andre, kehadiran BTS di lokasi itu sangat strategis. Jalur Sitinjau Lauik dikenal rawan kecelakaan dan longsor. Dengan adanya sinyal yang baik, keselamatan pengguna jalan bisa lebih terjamin. Respons darurat pun bisa jauh lebih cepat.
"Sitinjau Lauik ini rawan bencana dan rawan kecelakaan. Kita ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan sinyal yang baik. Kalau ada kejadian darurat, komunikasi bisa dilakukan dengan cepat," ujar Andre.
Ia menambahkan, "Alhamdulillah, perantau yang pulang kampung saat Lebaran tidak lagi kehilangan sinyal di kawasan ini." Pernyataan itu disampaikannya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (21/3/2026).
Lebih jauh, politisi Gerindra asal Sumbar ini menerangkan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah memperkuat infrastruktur digital. Kolaborasi antara DPR RI dan Telkomsel, dalam pandangannya, merupakan langkah konkret mengatasi blank spot di jalur vital Padang-Solok.
Artikel Terkait
Jakarta Tawarkan Opsi Mudik ke Ibu Kota dengan Beragam Insentif Jelang Lebaran
Indonesia Siaga Karhutla, Refleksi 1998: Antara Faktor Alam, Kesalahan Manusia, dan Pelajaran Diplomasi
Lima Orang Terluka dalam Tabrakan Dua Mobil di Jalan Raya Bojonegoro
Korlantas Terapkan Sistem One Way di Tol Cikampek Akibat Lonjakan Arus Lebaran