Pemerintah Korea Selatan lagi gencar ngobrol sama sejumlah negara, tak terkecuali Iran. Tujuannya satu: bikin Selat Hormuz normal lagi secepat mungkin. Ini semua berawal dari pernyataan Teheran yang bilang siap kasih izin kapal-kapal Jepang lewat. Jalur strategis itu sebelumnya ditutup gara-gara krisis Timur Tengah yang memanas.
Nah, situasinya memang lagi runyam. Tapi Korsel nggak tinggal diam. Mereka terus pantau perkembangan dengan ketat, sambil cari cara buat melindungi warga negaranya dan, yang nggak kalah penting, mengamankan jalur transportasi energi mereka.
“Pemerintah memantau perkembangan di Timur Tengah dengan cermat sambil mencari cara untuk melindungi warga negara kita dan mengamankan jalur transportasi energi,” jelas seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korsel, Sabtu lalu.
“Kami secara aktif berkomunikasi dengan negara-negara terkait, termasuk Iran,” tambahnya.
Di sisi lain, dari Teheran sendiri ada sinyal yang cukup jelas. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, ngulangin pernyataannya bahwa Selat Hormuz sebenarnya terbuka. Syaratnya cuma satu: negara-negara yang mau lewat harus koordinasi dulu sama mereka.
Artikel Terkait
Putin Janjikan Dukungan Rusia kepada Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Lebaran Ketupat 2026 Diperkirakan Jatuh pada 28 Maret
Presiden Prabowo Gelar Open House Idulfitri Khusus untuk Masyarakat Umum
Kemacetan Parah Landa Tol Jagorawi Sore Ini, Genangan Air di Cibubur Perburuk Arus Lalu Lintas