Wamen Bima Arya: Idulfitri Perekat Kebersamaan di Tengah Tantangan Global

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:10 WIB
Wamen Bima Arya: Idulfitri Perekat Kebersamaan di Tengah Tantangan Global

Hari Raya Idulfitri, menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, lebih dari sekadar hari kemenangan. Momen ini adalah perekat kebersamaan untuk seluruh bangsa. Dan di tengah situasi geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian, rasa kebersamaan ini bukan cuma penting buat masyarakat, tapi harus benar-benar dipegang oleh para pemimpin.

Pernyataan itu ia sampaikan lewat keterangan tertulis pada Sabtu (21/3/2026), usai menunaikan salat Id di Taman Reinwardt, Kebun Raya Bogor.

"Secara nasional, tantangan kita memang banyak," ujarnya.

Namun begitu, Bima yakin. "Dengan kebersamaan kita, dengan tradisi kita yang selalu menguatkan ikatan itu, semua bisa kita lewati."

Di sisi lain, ia tak lupa mengapresiasi sinergi yang terjalin di Kota Bogor, tempat ia pernah memimpin. Kerja sama antara ulama dan umara, antara pemimpin agama dan pemerintah, disebutnya sebagai contoh nyata yang patut dijaga. Bogor dengan udaranya yang sejuk dan masyarakatnya yang terkenal guyub, punya kekuatan sosial luar biasa. Itu adalah energi positif yang, menurut Bima, harus terus dirawat untuk menjawab tantangan ke depan.

Lalu, apa makna Idulfitri yang paling mendasar? Bima menekankan tentang kembali ke fitrah. Selama sebulan penuh, Ramadan telah menempa umat Islam lewat serangkaian ujian. Hasilnya adalah tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ini juga jadi pengingat bagus bagi para pemimpin, untuk tak henti berikhtiar memberikan yang terbaik buat negeri.

"Kita ini sadar, jati diri kita sebagai manusia ya serba kekurangan," tambahnya. "Makanya, kita harus terus berusaha memperbaiki diri."

Menutup pernyataannya, Bima menyebut pemerintah terus berupaya menampung aspirasi masyarakat. Memang, tidak semua persoalan bisa selesai dalam sekejap. Karena itu, ia meminta kepercayaan dari rakyat, baik kepada pemerintah pusat maupun daerah.

"Agar kami bisa bekerja keras mewujudkan harapan warga," pungkas Bima Arya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar