Menyambut Lebaran tahun ini, lebih dari 72 ribu personel PLN disiagakan. Mereka akan berjaga di ribuan posko di seluruh Indonesia, memastikan pasokan listrik tetap lancar saat masyarakat merayakan Idulfitri 1447 H. Hal ini ditegaskan langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Dalam Apel Kelistrikan Nasional yang digelar hybrid dari Depok, Jawa Barat, Kamis lalu, Darmawan menyampaikan kondisi sistem kelistrikan nasional dalam keadaan aman. Apel itu diikuti oleh seluruh personel siaga PLN Group.
"Sistem kelistrikan Alhamdulillah berjalan dengan aman, dalam kondisi prima," ujar Darmawan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/3/2026).
Dia memaparkan, beban puncak diperkirakan sekitar 35 gigawatt. Sementara daya yang mampu disuplai jauh lebih besar, lebih dari 51 GW. Jadi, cadangan dayanya cukup longgar. Tidak cuma itu, ketersediaan bahan bakar seperti batu bara, BBM, dan gas juga diklaim dalam kondisi terjaga.
Siaga 24 Jam Nonstop
Dengan cadangan yang memadai itu, fokus utama kini ada pada kesiagaan lapangan. Masa siaga ditetapkan mulai 12 hingga 31 Maret 2026. Selama periode itu, sebanyak 72.053 personel akan bertugas di 4.137 posko. Mereka bersiaga 24 jam tanpa henti.
"Personel PLN di seluruh Indonesia terus siaga. Di tengah periode libur panjang, kami tetap bertugas di lapangan," kata Darmawan.
Menurutnya, tugas mereka bukan hanya menjaga pasokan listrik umum. Tapi juga memastikan objek-objek vital dan tempat ibadah bisa beroperasi dengan normal saat hari raya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Gelar Open House di Istana, Menteri Dilarang Wajibkan Halalbihalal
Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Jaga Keamanan dan Arus Mudik Lebaran
Idul Fitri, Jakarta Berubah: Jalanan Lengang, Transportasi Umum Ramai
Salat Idul Fitri di Maninjau Dipusatkan di Masjid Pascabencana