“Karena itu, kami harus sangat berhati-hati dan mencapai target ini, yang akan sangat signifikan mengingat musim yang kami jalani,” tegasnya dengan nada serius.
Ia bahkan membayangkan sesuatu yang lebih manis. “Masih ada Supercoppa Italia juga, itu akan sempurna jika Napoli bisa memenangkan trofi dan lolos ke Liga Champions.”
Conte lalu mengajak semua orang melihat ke belakang. Sebagai peringatan, sekaligus penyemangat. “Jangan lupakan juga kami pernah finis di peringkat 10 dengan Osimhen, Kvara, dan Zielinski.”
Baginya, fakta itu menggambarkan betapa sengitnya persaingan di Serie A. Tak ada yang boleh diremehkan. Pencapaian saat ini adalah buah dari perjuangan keras.
Sekarang, tugasnya adalah memulihkan kebugaran para pemain. Sembilan laga penentuan itu menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima. Napoli harus menyelesaikan musim dengan kuat.
Artikel Terkait
Villarreal Hajar Real Sociedad 3-1, Melonjak ke Posisi Tiga La Liga
DKI Jakarta Terapkan Tarif Transportasi Umum Rp 1 pada Hari Raya Idul Fitri 2026
Idul Fitri Momentum Perkuat Solidaritas dan Seruan Keadilan Sistemik
Bos Arisan di Cianjur Dicokok, 400 Warga Rugi Rp 500 Juta Lebih