Bagi para perantau, momen Lebaran punya arti yang sangat khusus. Itu adalah saatnya pulang. Melepas rindu, berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman setelah berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, merantau mencari nafkah.
Namun, perjalanan mudik seringkali bukan perkara mudah. Bayangkan saja: dari rumah ke terminal atau bandara, antrean yang tak karuan panjangnya, lalu berjam-jam terombang-ambing di jalan. Capek? Pasti. Tak heran kalau badan jadi gampang drop dan masuk angin pun mengintai. Padahal, yang diinginkan cuma satu: sampai di rumah dengan selamat dan bisa menikmati kebersamaan itu dengan sepenuh hati.
Nah, melihat kondisi itu, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut serta dalam program Mudik Gratis yang digelar Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah. Tahun ini, program tersebut memberangkatkan lebih dari 16 ribu pemudik menggunakan 320 bus ke 35 kota dan kabupaten di Jawa Tengah.
Andry Mahyudi, Head of OTC Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini adalah wujud komitmen mereka.
"Lebaran selalu identik dengan kehangatan silaturahmi bersama keluarga," ujarnya pada Senin (16/3/2026).
"Bejo Jahe Merah ingin ikut hadir dalam momen tersebut, dengan membantu para pemudik menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Jangan sampai ketika sudah tiba di kampung halaman, justru tidak maksimal berkumpul bersama keluarga karena masuk angin. Kalau itu terjadi, serahkan saja ke Bejo."
Lewat kampanye bertajuk Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus, mereka membagikan 32.000 paket produk kepada para pemudik. Harapannya jelas: agar perjalanan panjang mereka terasa lebih hangat dan tubuh tetap fit.
Di acara pelepasan yang digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan harapannya.
"Program ini tidak hanya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga memastikan perjalanan mereka tetap nyaman," kata Luthfi.
"Kami berharap seluruh pemudik dapat menjaga kesehatan sepanjang perjalanan. Silaturahmi dengan keluarga adalah nilai sosial yang sangat penting, karena itu menjaga stamina selama proses mudik juga tidak kalah penting."
Menariknya, program ini tak berhenti saat Lebaran usai. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyiapkan program arus balik gratis pada 27 dan 28 Maret 2026. Para pemudik cukup mendaftar secara daring lewat situs yang disediakan untuk bisa kembali ke kota tempat mereka bekerja.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari turut mengapresiasi inisiatif ini.
Artikel Terkait
Gema Takbir Akbar Nasional di Istiqlal Sambung ke Masjid MABIMS dan IKN
Umat Islam Serentak Gelar Salat Idul Fitri, Ini Bacaan Niat dan Tata Caranya
MUI Anjurkan Makan Sebelum Salat Idul Fitri, Ini Dalil dan Amalan Sunah Lainnya
Gedung Putih Klaim Militer AS Siap Kuasai Pulau Kharg Kapan Saja