Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus masih terus berjalan. Ini dilakukan setelah ada perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas.
"Kemarin Bapak Presiden sudah jelas memerintahkan kita harus mengusut tuntas, tentunya saat ini Polri sedang bekerja,"
kata Sigit kepada awak media di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).
Dia menegaskan, upaya pengumpulan bukti tidak berhenti. Timnya masih bekerja keras, mengumpulkan dan menyatukan segala informasi agar kasus ini bisa terungkap dengan jelas.
"Kemarin sudah ditampilkan 86 CCTV dan saat ini itu sedang dilakukan pendalaman, yang jelas tentunya kita tidak berhenti sampai di situ,"
jelasnya lebih lanjut.
"Kami juga mencari sumber-sumber informasi, alat bukti lain, barang bukti lain yang kemudian semua kita satukan untuk betul-betul bisa membuat kasus ini menjadi terungkap, ataupun paling tidak menjadi terang benderang."
Di akhir pernyataannya, Sigit meminta dukungan publik. "Saya kira saat ini seluruh anggota kami sedang bekerja dan mohon doanya untuk hasilnya bisa segera didapat," imbuhnya.
Artikel Terkait
TNI Umumkan Empat Tersangka Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Tiga Berpangkat Perwira
Flick Waspadai Kecepatan Newcastle di Laga Penentu Barcelona
OMG Beauty dan ParagonCorp Fasilitasi Mudik Gratis Ratusan Pemudik dari Monas
Nyepi dan Idulfitri Berdekatan di Maret 2026, Wakil Ketua MPR Soroti Momentum Kerukunan