Jakarta - Suasana di Jakarta International Stadium (JIS) Sabtu malam itu berubah begitu cepat. Dari gegap gempita, berubah jadi senyap penuh kekecewaan. Persija harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Dewa United, sebuah hasil yang bagi banyak pihak terasa seperti kekalahan.
Tanggung jawab atas poin yang tercecer itu, diakui, ada di pundak seluruh elemen tim. Rasa kecewa dan penyesalan itu nyata. Mereka tahu, peluang untuk meraih kemenangan di kandang sendiri sudah di depan mata, tapi akhirnya menguap begitu saja.
Di tengah kerumunan itu, perasaan Emaxwell Souza mungkin yang paling campur aduk. Penyerang asing Persija itu sempat menjadi pahlawan dengan mencetak gol di masa injury time babak pertama. Sorak-sorai Jakmania membahana, seolah kemenangan sudah di tangan.
Namun, nasib berkata lain.
Artikel Terkait
Jasa Marga Proyeksikan 3,5 Juta Kendaraan Mudik Keluar Jakarta, Sistem Satu Arah Diterapkan
Petugas Pengadilan Negeri Jakpus Main Game Saat Jam Kerja, Pihak Pengadilan Lakukan Penelusuran
Tiket Mudik Lebaran KAI Terjual 3,48 Juta, Masih Tersisa 1 Juta Kursi
Arus Mudik Lebaran di Stasiun Jakarta Capai 52 Ribu Penumpang per Hari