"Ia menjawab panggilan kebenaran, dan dengan bangga meraih kedudukan mulia sebagai martir di garis depan pengabdian."
Posisi Larijani memang krusial. Ia bukan sekadar pejabat biasa. Secara resmi, dia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, dan banyak yang menyebutnya sebagai tangan kanan langsung Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. Kematiannya jelas sebuah pukulan berat.
Klaim Israel sendiri datang sehari sebelumnya. Menteri Pertahanan mereka, Israel Katz, pada Selasa (17/3) sudah menyatakan bahwa Ali Larijani menjadi korban dalam serangan terbaru pasukannya. Jadi, meski konfirmasi resmi dari Tehran baru keluar belakangan, situasinya sudah cukup jelas bagi banyak pengamat.
Artikel Terkait
Kemacetan Mulai Landa Ruas Tol Jelang Mudik, Contraflow dan One Way Diterapkan
Posko Kesehatan di PLBN Skouw Siap Antisipasi Mudik Lebaran 2026
KPK Tahan Mantan Staf Khusus Yaqut, Gus Alex Bantah Perintah Pembagian Kuota Haji
Lebih dari 200 Personel AS Terluka dalam Konflik dengan Iran di Timur Tengah