“Fasilitas tersebut diharapkan membantu pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat,” tambah Ipuk.
Di sisi lain, program ini bukan sekadar inisiatif praktis belaka. Ipuk menyebut, ini adalah implementasi nyata dari teladan Nabi Muhammad SAW. Masjid, dalam pandangannya, harus punya fungsi sosial yang lebih luas. Ia harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, kapan pun dibutuhkan.
“Masjid memang seharusnya jadi pusat kegiatan,” ungkapnya.
“Seperti dicontohkan Rasulullah, masjid tidak hanya untuk shalat. Tapi juga jadi tempat diskusi, konsultasi, dan pelayanan untuk umat.”
Jadi, intinya begini. Jika nanti Anda melintas di Banyuwangi dan rasa penat mulai menghampiri, ingatlah ada puluhan masjid yang pintunya terbuka lebar. Siap menerima, melayani, dan menguatkan untuk perjalanan sisa mudik Anda.
Artikel Terkait
ANTARA Cabut Berita Keliru dan Minta Maaf, Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza Ditunda
Bedug Kolosal dan Pawai Obor Meriahkan Malam Idul Fitri di Jakarta, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Tips Jaga Kesehatan Kulit untuk Persiapan Lebaran 2026
KPK Ungkap Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Korupsi Kuota Haji